SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Trending News (718)
  • Tarombo Marga Sitindaon (48)
    • Sukacita & Dukacita (12)
  • Politik & Opini (260)
  • Ekonomi & Bisnis (260)
  • Lifestyle & Health (334)
  • Tekno & Sains (59)
  • Entertaintment (64)
    • Games (0)
  • Food & Travel (85)
  • Budaya (57)
  • Inspirasi dan Inspiratif (127)
    • Jansen Sitindaon (31)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (28)
  • Mimbar HKBP (0)
    • HKBP Pasar Minggu (2)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (3)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
Berlangganan buletin kami
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • EXPLORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • Games

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Politik & Opini
  4. Benny K Harman: Amarah Rakyat Harus Dilihat Sebagai Peringatan Keras Kepada DPR

World Telephone Numbering Guide

❓Updated 5 Feb 2018

WTNG Logo

📞By Country Code

1 2 3 4 5 6 7 8 9 * 0 #

🌍By Country Name

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W Y Z

📑 Other WTNG Pages

  • 🔹Help
  • 🔹Calendar
  • 🔹Glossary
  • 🔹History
  • 🔹Regional Services
  • 🔹Special Services
  • 🔹What's New

🙏 Acknowledgements

Special thanks and resources

Search

Details
Category: Politik & Opini
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
10.Sep
Hits: 112

Benny K Harman: Amarah Rakyat Harus Dilihat Sebagai Peringatan Keras Kepada DPR

Anggota Komisi III DPR RI, Benny K. Harman mengatakan bahwa meningkatnya kritik dan ekspresi ketidakpuasan publik terhadap DPR belakangan ini merupakan peringatan keras. Dia bilang, dengan peristiwa ini, DPR harus mereformasi diri agar dapat mengoptimalkan fungsinya sebagai lembaga perwakilan rakyat. 

 "Amarah harus dilihat sebagai peringatan keras dan koreksi bagi dewan. Rakyat menuntut perubahan, bukan sekadar pergantian wajah," kata Benny dalam keterangan resmi, Rabu (10/9/2025).

"Mereka ingin DPR kembali menjadi lembaga yang mewakili kepentingan rakyat, bukan perpanjangan tangan oligarki," sambungnya. 

Tuntutan Rakyat yang lahir pasca aksi demonstrasi besar-besaran beberapa waktu lalu. Beberapa tuntutan tersebut seperti reformasi DPR, pengesahan RUU Perampasan Aset, pembebasan seluruh demonstan yang ditahan, pembentukan Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun semua korban kekerasan aparat selama demonstrasi 28-30 Agustus, hingga sejumlah tugas bagi Presiden Prabowo Subianto. 

DPR telah menjawab tuntutan 17+8 ini lewat beberapa langkah. Ada enam poin jawaban DPR yang merupakan keputusan hasil rapat konsultasi pimpinan DPR bersama fraksi-fraksi, menyikapi '17+8 Tuntutan Rakyat'. 

Sejumlah langkah konkret yang menjadi jawaban DPR berkaitan dengan pemangkasan fasilitas, moratorium perjalanan dinas, serta peningkatan transparansi di parlemen. Terkait hal ini, Benny mengakui pentingnya Reformasi DPR sebagai realisasi dari harapan rakyat.

“Tuntutan 17+8 itu akan terealisasi jika ada reformasi internal DPR. Alat Kelengkapan Dewan harus ditata kembali agar kondusif untuk setiap anggota DPR menjalankan hak-hak konstitusionalnya dalam rangka melakukan fungsi pengawasan,” papar Benny.

“Tanpa disertai reformasi internal mustahil tuntutan tersebut dapat dipenuhi,” lanjut Legislator dari Dapil NTT I itu. Benny pun mengakui pentingnya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap fungsi dan peran DPR. Ia menyebut pemulihan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif menjadi bagian penting dari upaya menjaga demokrasi. 

 "Sejarah membuktikan: setiap kali parlemen kehilangan legitimasi, demokrasi berada di ujung tanduk. Menyelamatkan demokrasi berarti menyelamatkan DPR. Dan menyelamatkan DPR berarti mengembalikan kedaulatan kepada rakyat," tegas Benny.

Anggota Komisi Hukum DPR ini menambahkan, eksistensi DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat hanya dapat dipertahankan jika tetap berpijak pada prinsip keterwakilan. Selain itu, kata Benny, dengan akuntabilitas. "Demokrasi hanya akan hidup jika DPR berdiri tegak sebagai rumah rakyat, bukan panggung sandiwara kekuasaan," ujarnya.

Salah satu pemicunya adalah isu tunjangan rumah dinas bagi anggota DPR. Aksi itu melahirkan ‘17+8 Tuntutan Rakyat’ dan diunggah ulang oleh ribuan warganet hingga influencer ternama.

Selain influencer, 17+8 Tuntutan Rakyat ini juga diperkuat oleh 211 organisasi masyarakat sipil seperti YLBHI, PSHK, Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan UI, Center for Environmental Law & Climate Justice UI, dan kelompok buruh.

Tuntutan tersebut ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, DPR, TNI, Polri, ketua umum partai politik, dan kementerian di sektor ekonomi.

Sebenarnya tuntutan 17+8 itu masih belum cukup mengatasi persoalan negara yang sudah sakit parah ibarat kanker sudah stadium 4, harusnya ada 17+8+45 tuntutan sebagai langkah operasi besar menyelamatkan bangsa ini dari kehancuran. 

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Bambang Pacul PDIP: DPR Tegak Lurus Kepada Partai Bukan Kepada Rakyat Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • Trending News
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link